Mahasiswa Semester 5 Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Saizu Purwokerto mengembangkan pathfinder sebagai bagian dari luaran Matakuliah Layanan Referensi Islam. Kegiatan ini menjadi wujud pembelajaran berbasis capaian yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam mengelola dan menyajikan layanan referensi keislaman di perpustakaan.
Sebanyak 17 pathfinder disusun oleh mahasiswa dengan topik yang beragam dan relevan dengan kebutuhan informasi keislaman. Tema-tema tersebut mencerminkan persoalan pendidikan, ibadah, sosial, muamalah, hingga kehidupan keluarga dalam perspektif Islam, profesionalitas guru dan metode pengajaran, perintah dan metode berdakwah, keutamaan membaca Al-Qur’an, perintah shalat pada anak, serta pemahaman tentang fitrah anak. Selain itu, mahasiswa juga mengangkat tema-tema sosial seperti larangan meminta-minta, pentingnya menjaga kesehatan jasmani, serta etika dalam menjaga hubungan sosial dengan sesama.

Pada ranah muamalah dan kehidupan personal, pathfinder yang disusun membahas hukum gadai atau pegadaian, hukum simpan pinjam, serta persoalan berhutang dalam Islam. Isu keluarga dan kehidupan pribadi juga menjadi perhatian melalui tema memilih jodoh atau pasangan, pernikahan dan talak, poligami, hingga tata cara memakai jilbab, pandangan Islam terhadap musik sebagai bagian dari dinamika kehidupan umat. Keseluruhan topik tersebut bersumber dari referensi Islam yang mencakup Kitab Tafsir, Hadis, Fikih, Tauhid/Aqidah. Pathfinder tersebut dikemas mahasiswa dalam bentuk yang menarik dan modern. Serta menampilkan informasi yang komprehensif.
Dosen pengampu mata kuliah Layanan Referensi Islam, Annisa Nur Fatwa, M.A., menjelaskan bahwa “Dalam mata kuliah ini mahasiswa didorong untuk mampu menciptakan pathfinder yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga aplikatif dan mudah digunakan. Pathfinder tersebut dirancang agar dapat membantu pengguna perpustakaan dalam menelusuri referensi Islam secara terarah, mulai dari Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab rujukan, hingga sumber-sumber Islam lainnya yang relevan dan kredibel.”

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam waktu dekat, karya pathfinder mahasiswa ini akan diserahkan kepada UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, khususnya pada Layanan Referensi. Kehadiran pathfinder tersebut diharapkan dapat mempermudah sivitas akademika UIN Saizu dari berbagai program studi dalam menelusuri referensi keislaman sesuai kebutuhan akademik dan penelitian, Ujarnya.
Melalui pengembangan pathfinder ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi tidak hanya mendorong pembelajaran yang kontekstual, tetapi juga berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas layanan perpustakaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan yang memiliki kompetensi profesional sesuai dengan profil lulusan program studi dan sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja.