Kick Andy Dorong Mahasiswa UIN Saizu Jadi Pengguna Digital yang Cerdas dan Beretika Melalui Seminar Infolution 2025

Purbalingga — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Seminar Infolution dengan tema “Literasi Informasi dan Teknologi: Sinergi Menuju Masyarakat Digital yang Kritis dan Adaptif.” Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 6 September 2025, dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti jalannya seminar yang bertempat di Aula Kampus II UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purbalingga.

Acara menghadirkan narasumber ternama Andy F. Noya, atau yang lebih dikenal sebagai Kick Andy, yang membagikan pengalaman dan pandangannya mengenai berbagai tantangan dunia digital saat ini. Dalam pemaparannya, Kick Andy menyoroti sejumlah fenomena yang marak di media digital seperti judi online, budaya flexing, fenomena FOMO (Fear of Missing Out), pinjaman online (pinjol), dan persoalan serupa yang banyak memengaruhi perilaku masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen literasi dan pengguna teknologi yang cerdas, bijak, dan beretika.

“Mahasiswa harus menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan beretika. Gunakan media digital untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan justru menjadi korban dari kemajuan teknologi itu sendiri,” pesan Kick Andy dalam sesi penyampaian materi.

Sementara itu, Ketua HMPS Perpustakaan dan Sains Informasi, Sabrina Kartika Sura, menyampaikan bahwa seminar ini dirancang sebagai ruang belajar bersama bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran akan pentingnya memanfaatkan teknologi informasi secara kritis dan adaptif. Dunia digital bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga ruang edukasi dan kolaborasi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Saintek, Dr. Nawawi, M.Hum., menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya mengapresiasi langkah HMPS PSI yang mampu menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini. Seminar Infolution menjadi sarana pembelajaran yang berharga sekaligus reflektif bagi seluruh mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi dalam memahami peran mereka di tengah arus digital yang dinamis,” tutur Dr. Nawawi.

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini tidak hanya memberikan wawasan baru mengenai literasi digital, tetapi juga menginspirasi peserta untuk lebih kritis dan adaptif dalam mengelola informasi. Dengan terselenggaranya Seminar Infolution, HMPS PSI berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukatif yang relevan dengan perkembangan zaman serta memperkuat peran mahasiswa dalam membangun masyarakat informasi yang cerdas, kritis, dan berintegritas.